tag
Tenis
Sabine Lisicki ke Final

Berkat SMS Graf

Jumat, 05 Juli 2013 14:03 WIB
Sabine Lisicki akui terima SMS motivasi Steffi Graf di Wimbledon.
  • Berkat SMS Graf

    Sabine Lisicki untuk pertama kalinya tampil di final Grand Slam.

Sabine Lisicki melaju ke final Wimbledon usai kalahkan Agnieszka Radwanska 6-4, 2-6, 9-7, Kamis atau Jumat (05/07/13) dini hari WIB. Lisicki menjadi petenis Jerman pertama ke final Wimbledon sejak 1999.

Petenis asal Jerman Sabine Lisicki harus berjuang keras meraih tiket final Grand Slam Wimbledon 2013. Dia harus bertarung ketat melawan Agnieszka Radwanska, petenis peringkat keempat dunia.

Kemenangan membawa Lisicki tampil di final Grand Slam untuk pertama kali. Sebelumnya pencapaian terbaik Lisicki di Grand Slam adalah semifinal Wimbledon 2011.

Perjalanan Lisicki pada Wimbledon 2013 sangat mengesankan. Petenis berusia 23 tahun menyingkirkan petenis nomor satu sekaligus juara bertahan Wimbledon Serena Williams di 16 besar.

"Tak ada tempat yang lebih baik untuk memainkan final Grand Slam pertama. Saya sudah bermimpi menjadi juara Wimbledon sejak masih kecil," kata Lisicki.

"Pertama kali di sini, saya langsung jatuh cinta dengan Wimbledon. Saya selalu ingin main di sini. Saya selalu bermimpi bermain di Centre Court dan memenangi turnamen.”

Lisicki menjadi petenis pertama Jerman yang tampil di final Wimbledon setelah Steffi Graf pada 1999. Sukses Lisicki ke final juga tak lepas dari Graf, pemegang tujuh trofi Wimbledon.

Sebelum laga semifinal Graf mengirimkan pesan singkat (SMS) kepada Lisicki. “Dia mengatakan agar saya terus berjuang. Saya sangat gembira,” ujar Lisicki.

Sabine harus melalui masa-masa sulit sebelum bisa ke final Wimbledon. Kariernya terancam ketika cedera engkel membekap dia pada 2010 lalu.

Cedera tak hanya membuat Lisicki harus absen lima bulan, tapi juga membuat peringkatnya melorot ke luar 150 besar dunia.

"Saya masih ingat dokter mengatakan saya harus memakai kruk selama enam pekan."

Selain Graf, Lisicki juga terinspirasi kisah atlet ski Austria, Hermann Maier yang mengalami kecelakaan motor pada 2001 yang membuat dia nyaris kehilangan kaki.

Maier bangkit dan berhasil memenangi Kejuaraan Dunia dan medali perak Olimpik.

"Saya membaca bukunya ketika cedera. Hampir kehilangan kakinya dan kemudian bangkit dan menjadi juara dunia, saya pikir itu adalah kisah yang sulit dipercaya," kata Lisicki.


Editor : Yusuf Abdillah

  • comment
Komentar