tag
Tinju
18 Tewas di GOR Nabire

Kapolda Turun Tangan

Senin, 15 Juli 2013 15:24 WIB
Pertina akui tragedi Nabire sebagai sejarah kelam tinju Indonesia.
  • Kapolda Turun Tangan

    Tragedi Nabire robohkan 18 orang saat pertandingan tinju Piala Bupati.

  • Kapolda Turun Tangan

    Tragedi Nabire robohkan 18 orang saat pertandingan tinju Piala Bupati.

  • Kapolda Turun Tangan
  • Kapolda Turun Tangan
Sekjen Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Martinez Dos Santos, Senin (15/07/13), mengatakan, insiden yang menewaskan 18 orang di Nabire sebagai sejarah kelam tinju Indonesia.

Sebanyak 18 orang tewas dan puluhan luka-luka usai bentrok antarpendukung petinju di final Kejuaraan Tinju Amatir Piala Bupati, Minggu (14/07/13) malam, di GOR Kota Lama Nabire, Papua.

Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian memimpin langsung tim turun ke Nabire untuk menyelidiki kasus yang menyebabkan 11 perempuan dan tujuh laki-laki tewas.

"Kami sangat terpukul dan sedih. Kejadian ini sangat memprihatinkan bisa sampai seperti itu. Terus terang ini tragedi yang sangat kelam di dunia tinju Indonesia," kata Martinez, Senin (15/07/13).

Martinez menegaskan Pertina belum mengetahui pemicu terjadinya insiden. Pengurus Pertina akan berkoordinasi dengan Pertina Nabire dan Pertina Papua.

Ketua Umum PP Pertina Reza Ali juga akan menggelar rapat pada Senin (15/07/13) untuk segera melakukan investigasi terkait insiden di Nabire.

"Dari Pertina akan melakukan investigasi dari segi tinju. Pertina belum berani ambil kesimpulan. Yang pasti kami akan menyelidiki dari segi tinju," jelas Martinez Dos Santos.

Insiden berawal saat final kelas 58 kilogram antara Alvius Rumkorem dari Sasana Persada melawan Yulianus Pigome dari Sasana Mawa. Alvius menjadi pemenang lewat kemenangan angka.

Kemenangan Alvius menimbulkan protes hingga terjadi aksi saling ejek dan lempar kursi. Sekitar 1.500 penonton yang memenuhi GOR berebut keluar hingga puluhan orang ada yang jatuh dan terinjak.

Selain menewaskan 18 orang, kejadian tragis ini membuat sekitar 30-an orang masih kritis dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire.


Editor : Jhon Purba

  • comment
Komentar