tag
Tinju
Tragedi Tinju di Nabire

Polisi Tetapkan Tersangka

Jumat, 19 Juli 2013 15:50 WIB
Pihak kepolisian tetapkan satu tersangka tragedi tinju Nabire.
  • Polisi Tetapkan Tersangka

    Polisi tetapkan 1 tersangka tragedi tinju di Nabire, Papua.

Jumat (19/07/13) kepolisian menetapkan satu tersangka tragedi tinju di Nabire, Papua. Insiden di GOR Kota Lama itu menewaskan 18 orang pada Minggu (14/07/13).

Kepolisian memutuskan penetapan tersangka atas tragedi tinju pada Minggu (14/07/13) di GOR Kota Lama, Nabire, Papua.

 “Terkait kasus yang terjadi di Nabire penyidik Polri dalam hal ini Polres Nabire telah menetapkan satu tersangka atas nama NY (44),” kata Kombes Pol Agus Rianto di Mabes Polri Jakarta Selatan, Jumat (19/07/13).

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi humas Polri itu, tersangka berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas sebagai staf pendidikan dan latihan Kabupaten Nabire.

“Yang bersangkutan merupakan ketua (panitia pelaksana) kejuaraan tinju memperebutkan Piala Bupati Nabire Cup,” sambung Agus.

Tersangka akan menghadapi sanksi pasal 89 ayat 2 juncto  51 ayat 2 Undang-undang nomor 3 tahun 2005, tentang sistem keolahragaan nasional dengan ancaman pidana 5 tahun dan/atau denda Rp5 miliar.

“Dalam sangkaan yang diberlakukan pada yang bersangkutan sesuai pasal berkaitan dengan rekomendasi atau izin dari induk organisasi dari induk cabang olahraga bersangkutan,” tutur Agus.

“Sebagaimana kita ketahui dari Pertina (Persatuan Tinju Amatir Indonesia) bahwa pertandingan itu tidak mengantongi rekomendasi dari pihak Pertina,” tegas perwira menengah ini.

Hingga saat ini kepolisian belum melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Nabire. Polisi menetapkan NY sebagai tersangka karena menilai dia sebagai orang yang paling bertanggungjawab atas tragedii tewasnya 18 orang.

Polisi sudah memeriksa 16 orang saksi yang berkaitan dengan kasus tersebut. Jumlah tesangka kemungkinan bertambah jika memang ada perkembangan lain.

"Untuk keterangan lain kita masih lakukan upaya pengumpulan keterangan, ini baru kemarin kenaikan status tersangkanya,” kata Agus.

Kericuhan di GOR Kota Lama Nabire terjadi setelah pengumuman kejuaran tinju amatir Bupati Nabire Cup 2013. Kericuhan terjadi selama kurang lebih dua jam, mulai dari pukul 22.00 WIT, Minggu lalu.

Kapasitas GOR itu sebetulnya hanya 800 orang. Namun saat pertandingan penonton mencapai 1.500 orang hingga kondisi dalam gedung penuh sesak.

Setelah pengumuman, suasana yang penuh sesak berubah menjadi ricuh setelah pendukung Yulianus tidak setuju dengan keputusan dewan juri. Aksi lempar kursi terjadi dan situasi memburuk.

Ironisnya GOR itu hanya menyediakan satu pintu masuk dan keluar. Kericuhan penonton dalam GOR makin parah. Akhirnya, sebanyak 18 orang tewas dan 39 orang luka-luka yang sebagian besar karena terinjak-injak.


Editor : Daniel Sasongko

  • comment
Komentar