tag
Voli
Pelatnas Voli SEA Games

Pevoli Putri Main Kasar

Jumat, 26 Juli 2013 17:03 WIB
Pelatih voli SEA Games akui permainan tim putri masih kasar.
  • Pevoli Putri Main Kasar

    Muhammad Ansori akui permainan tim voli putri Indonesia belum oke.

Permainan tim voli putri Indonesia masih kasar. Hal tersebut terlontar dari pelatih Indonesia Muhammad Ansori usai menjalani latihan, Kamis (26/07/13).

Tim nasional voli putri menjalani laga persahabatan melawan tim putra Maluku Volley Ball Club di GOR Voli, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (25/07/13) malam.

Ajang latih tanding merupakan bagian dari program pelatnas voli menjelang turun ke SEA Games Myanmar, Desember 2013.

Dari hasil sparring tanpa skor, pelatih Muhammad Ansori melihat timnya masih memiliki banyak kelemahan dan melakukan kesalahan mendasar.

Kelemahan yang paling terlihat, antara lain banyak atlet yang melakukan kesalahan servis, passing yang kurang tepat dan kekosongan di beberapa titik di lapangan juga kerap terjadi.

"Kami hanya ingin melihat perkembangan mereka, tidak melihat skor. Tim putri mainnya masih kasar dan banyak kesalahan mendasar yang perlu diperbaiki," kata Muhammad Ansori.

Pilihan mengadu pemain putri dengan tim putra melewati pertimbangan matang. Ansori mengaku kualitas 18 atlet putri yang menghuni pelatnas adalah yang terbaik di Indonesia.

“Lawannya tim putra. Tim putra Maluku cukup bagus. Kami sengaja datang ke sini untuk sparring. Rencananya, sebelum Lebaran kami akan undang tim ini untuk sparring lagi di Sentul," jelas Ansori.

Tim putri baru kembali dari Kejuaraan Dunia Bola Voli di Quang Tri, Vietnam, 14-16 Juni 2013. Setelah kejuaraan dunia dan beberapa sparring sebelumnya terlihat peningkatan, tapi sangat sedikit.

Ansori dan staf pelatih akan terus mengusahakan agar tim putri menunjukkan perkembangan berarti, termasuk mencanangkan sparring setiap bulan.

Sebelum tampil di SEA Games 2013, para pemain akan menjalani dua seleksi pada September dan November 2013 di pelatnas voli, Sentul, Jawa Barat.


Editor : Jhon Purba

  • comment
Komentar