tag
Anggar
Kejurda Anggar Jatim 2014

Berebut 20 Tiket Kejurnas

Senin, 09 Juni 2014 10:20 WIB
Sebanyak 20 tiket Kejurnas Anggar 2014 diperebutkan 240 atlet anggar Jatim.
Sebanyak 240 atlet anggar Jatim akan berebut 20 tiket ke Kejurnas Anggar 2014. Mereka akan bertarung dalam event kejurda yang digelar Pengprov Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) di Banyuwangi pada 12-15 Juni 2014.

Tak mengherankan hampir semua andalan Jatim ikut bertarung dalam event itu, termasuk penghuni Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) seperti Diah Permatasari (Kab. Probolinggo), Maria Wauran (Surabaya), Diana (Kota Blitar), dan Jamaludin (Kota Probolinggo).

"Event ini untuk seleksi kejurnas, jadi semua atlet harus ikut. Selain itu kami berharap ada bibit potensial muncul dari ajang kejurda," kata Sekretaris IKASI Jatim, M Chamim, ketika dihubungi INDOSPORT melalui layanan pesan instan, Minggu (08/06).

Chamim menyebutkan, gengsi kejuaraan itu sangat besar karena diikuti 10 pengkab/pengkot, yakni Surabaya, Sidoarjo, Kota Malang, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Situbondo, Jember, dan tuan rumah Banyuwangi. 

Kelas yang dipertandingkan meliputi pra-kadet, kadet, junior dan senior. Untuk nomor yang dipertandingkan meliputi sabel, degen, dan floret (putra/putri).

Chamim menegaskan, agenda Ikasi Jatim sebenarnya memberangkatkan 20 atlet ke Kejurnas Anggar 2014 di Kalimantan Timur pada Agusturus mendatang. "Juara Kejurda berpeluang bertanding di kejurnas. Selain untuk seleksi kejurnas, event ini kami manfaatkan untuk persiapan PON Remaja yang digelar di Jatim," terang ia.

Sementara itu, Pelatih IKASI Kota Probolinggo, Fathollah, optimistis tim daerahnya bisa meraih lima medali emas. Proyeksi lima medali emas itu datang dari Meli (turun di pra-kadet sabel putri), Alfi (sabel kadet putra), Dinda (sabel putri kadet), Rony Hariono (sable putra junior), dan Jamaludin (sabel putra senior). 

"Kami akan mengirim 18 atlet terbaik ke Kejurda," kata Fathollah yang juga pelatih anggar nasional itu.


Penulis : Prayogo
Editor : Daniel Sasongko

  • comment
Komentar