tag
Tenis
Wimbledon 2014

Djokovic Enggan Remehkan Dimitrov

Jumat, 04 Juli 2014 07:46 WIB
Novak Djokovic menilai Grigor Dimitrov berpotensi juara Wimbledon 2014.
  • Djokovic Enggan Remehkan Dimitrov
    GETTY IMAGES

    Novak Djokovic

Unggulan pertama grand slam Wimbledon 2014, Novak Djokovic, tidak ingin memandang sebelah mata Grigor Dimitrov saat bertemu pada laga semifinal di Center Court, London, Jumat (04/07/14).

Grigor Dimitrov secara mengejutkan mengalahkan juara bertahan grand slam Wimbledon Andy Murray pada babak perempatfinal 6-1, 7-6, 6-2. Prestasi tersebut membuat petenis nomor dua dunia Novak Djokovic waspada.

Petenis asal Serbia itu yakin Dimitrov akan menjadi salah satu petenis hebar di masa depan. Meskipun Dimitrov baru berusia 24 tahun, Djokovic percaya Dimitrov bisa kembali membuat kejutan pada Wimbledon 2014 dengan menjadi juara.

"Kami kedatangan pemain-pemain muda, tak kenal takut di lapangan, memukul bola, dan tak peduli siapa lawan mereka. Sekarang dia datang untuk menang di sini, dia mengalahkan Murray tiga set langsung, banyak orang yang menilai dia berpotensi menjuarai grand slam," kata Djokovic kepada BBC.

"Media dan fans selalu mengharapkan orang-orang top untuk mencapai final. Jika tidak terjadi, itu jelas mengejutkan. Ini membuktikan, di grand slam Anda tidak bisa meremehkan setiap lawan. Ada pemain muda baru yang menantang pemain terbaik dan menang melawan pemain terbaik di dunia," sambung Djokovic kepada The Guardian.

Dimitrov juga belum pernah kalah dalam pertandingan di lapangan rumput sepanjang 2014. Petenis Belarusia itu menjuarai Aegon Championships 2014 di London, dengan mengalahkan petenis Spanyol, Feliciano Lopez, di final.

"Fakta bahwa Dimitrov belum kehilangan pertandingan di lapangan rumput tahun ini, cukup membuktikan kualitasnya. Permainannya telah meningkat pesat, dan dia dilatih oleh Roger Rasheed. Saya yakin itu sangat membantunya," tutup juara Wimbledon 2011 itu.

Baca juga artikel-artikel sejenis di liputan khusus Wimbledon
Penulis : Joko Sedayu
Editor : Abinery Hamzano

Tag Terkait

#Wimbledon
  • comment
Artikel Terkait
Komentar